Fiant-News, Surabaya– Usai bertengkar dengan istri, seorang suami nekat gantung diri. Perbuatan itu dilakukan Praska Aditya (27) warga Barata Jaya XVII, Gubeng, Surabaya. Pria pengangguran ini tewas di kamar rumahnya.
Tentu saja perbuatan nekat pria yang akrab disapa Pras ini menggegerkan warga sekitar. Warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Gubeng. Selanjutnya oleh polisi, mayat korban dikirim ke kamar jenazah RSUD Dr Soetomo untuk diotopsi.
Kapolsek Gubeng AKP Agung Dhana mengatakan, peristiwa ini berawal dari cek-cok korban dengan Muafiyah (25), istrinya. “Kata tetangganya, sekitar pukul 01.00 WIB mendengar pertengkaran dari dalam rumah korban antara korban dan istrinya,” kata Agung saat dihubungi melalui telepon.
Setelah pertengkaran itu, korban dan istrinya langsung tidur bersama. Tapi disaat istrinya tidur, pria yang telah dikaruniai 1 anak ini bangun dan langsung melakukan perbuatan nekatnya dengan gantung diri.
“Korban gantung diri di dalam kamar. Dia gantung di depan istri dan anaknya dengan menggunakan selendang. Kejadian ini baru diketahui istrinya sekitar pukul 03.30 WIB,” kata Agung.
Tentu saja istrinya terkejut melihat tubuh suaminya tergantung dengan leher terjerat selendang. Istrinya langsung memberitahu warga sekitar. Dan oleh warga, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Gubeng.
“Begitu mendapat laporan ini, anggota langsung ke TKP. Dari hasil identifikasi Polrestabes, korban murni tewas akibat gantung diri,” kata Agung.
Meski telah diketahui penyebab pasti tewasnya korban, tapi mayat korban tetap dikirim ke kamar jenazah untuk dilakukan otopsi. Sementara Muafiyah, istri korban dibawa ke Polsek guna dilakukan pemeriksaan
Tentu saja perbuatan nekat pria yang akrab disapa Pras ini menggegerkan warga sekitar. Warga langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Gubeng. Selanjutnya oleh polisi, mayat korban dikirim ke kamar jenazah RSUD Dr Soetomo untuk diotopsi.
Kapolsek Gubeng AKP Agung Dhana mengatakan, peristiwa ini berawal dari cek-cok korban dengan Muafiyah (25), istrinya. “Kata tetangganya, sekitar pukul 01.00 WIB mendengar pertengkaran dari dalam rumah korban antara korban dan istrinya,” kata Agung saat dihubungi melalui telepon.
Setelah pertengkaran itu, korban dan istrinya langsung tidur bersama. Tapi disaat istrinya tidur, pria yang telah dikaruniai 1 anak ini bangun dan langsung melakukan perbuatan nekatnya dengan gantung diri.
“Korban gantung diri di dalam kamar. Dia gantung di depan istri dan anaknya dengan menggunakan selendang. Kejadian ini baru diketahui istrinya sekitar pukul 03.30 WIB,” kata Agung.
Tentu saja istrinya terkejut melihat tubuh suaminya tergantung dengan leher terjerat selendang. Istrinya langsung memberitahu warga sekitar. Dan oleh warga, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Gubeng.
“Begitu mendapat laporan ini, anggota langsung ke TKP. Dari hasil identifikasi Polrestabes, korban murni tewas akibat gantung diri,” kata Agung.
Meski telah diketahui penyebab pasti tewasnya korban, tapi mayat korban tetap dikirim ke kamar jenazah untuk dilakukan otopsi. Sementara Muafiyah, istri korban dibawa ke Polsek guna dilakukan pemeriksaan



Tidak ada komentar:
Posting Komentar